26 April 2009

Rangkaian Kopling Analog

Untuk menghubungkan rangkaian analog, ada tiga metode dasar yang digunakan yaitu menggunakan Kopling langsung, Kopling kapasitor dan Kopling transfomator.

1. Kopling Langsung
Dengan kopling langsung atau lebih dikenal dengan kopling DC, dua komponen dihunbungkan secara langsung satu sama lain. Pada rangkaian dapat dilihat, kolektor dari transistor Q1 di sambung langsung ke basis dari transistor Q2. Level Bias dari Q1 dihitung dahulu, dan ini akan menjadi Bias dari basis Q2. Keuntungan dari kopling langsung adalah komponen yang digunakan sedikit dan respon frekuensi rendah-nya bagus.



2. Kopling Kapasitor
Dengan kopling kapasitor, dua rangkaian dihubungkan menggunakan sebuah kapasitor kopling (dalam rangkaian, Cc). Menggunakan metode ini, Level Bias dari F1 terisolasi dar Q2. Sehingga Rb digunkan untuk mem-Bias Q2. Kapasitor Cc, Rb dan impedansi input dari Q1 akan melewatkan arus AC dan akan memblok arus DC.






3. Kopling Transformator
Dengan kopling kapasitor, dua rangkaian dihubungkan menggunakan sebuah trafo. Q2 di bias melalui sambungan pembiasan. Teknik ini biasanya digunakan pada rangkaian-rangkaian RF.

Ikuti Blog ini

Langganan

Mau dapet Update-an Blog ini lewat e-mail? Masukkin aja alamat Email kamu disini:

Dikirim Oleh FeedBurner