02 Februari 2009

Teori Dasar Antena Dan Transmisi (Bagian 1)

Dalam bentuk sederhana, antena hanya sebuah panjang kawat.Fungsi dari antena ialah merubah energi elektromagnetik menjadi tegangan untuk diterima, atau mengubah variasi tegangan mejadi energi elektromagnetik untuk dipancarkan.Sebuah gelombang elektromagnetik (EM) terdiri dari Perubahan Magnetik dan Medan Listrik dan Perjalanan Melalui Ruang pada 300,000,000 meters per second.

Panjang Gelombang (Wavelength) dari Gelombang EM atau Gelombang radio bisa ditentukan menggunakan persamaan berikut ini:

Dimana wavelength dalam satuan Meter, Frequency dalam satuan MHz. Sedang Frequency dapat dicari menggunakan persamaan:

Ada banyak tipe antena antara lain: directional, whip, multi- element arrays dan masih banyak lagi, semuanya memiliki karakteristik masing-masing.

Antena Whip saat diposisikan vertikal akan memancarkan dan menerima dari segala arah (omnidirectional) dan dikenal juga sebagai antena isotropic.Antena Dipole terbuat dari dua buah kawat lurus dan bisa diatur secara vertikal atau horizontal. Gelombang transmisi dapat terkutub secara vertikal atau horizontal tergantung arahnya. Saat menggunakan antena dipole, pastikan bahwa antena penerima dan pemancar mempunyai arah yang sama.

Bersambung…

Ikuti Blog ini

Langganan

Mau dapet Update-an Blog ini lewat e-mail? Masukkin aja alamat Email kamu disini:

Dikirim Oleh FeedBurner