29 Februari 2008

Menentukan Nilai Resistor Untuk Pembatas Arus pada LED

Pada rangkaian elektronika yang menggunakan LED, biasanya dipasang sebuah resistor pada salah satu kaki LED untuk mencegah terjadinya kerusakan pada LED yang disebabkan oleh kelebihan Arus yang melewati resistor tersebut.
Image Hosted by ImageShack.us

Untuk menghitung nilai dari resistor yang digunakan sebagai pembatas arus tersebut sebenarnya sangat sederhana. Atau jika rangkaianmu menggunakan tegangan 5V atau 12V, kamu bisa menggunakan tabel 1 untuk menentukan nilai resistor pembatas arus tersebut.

Tabel1. Menentukan Nilai Resistor Pembatas Arus.

Image Hosted by ImageShack.us

Kamu bisa memilih nilai resistor yang sedikit lebih besar tetapi akan mengakibatkan cahaya LED kurang terang. Sedangkan jika kamu memilih nilai resistor yang lebih kecil maka resikonya LED-nya cepat rusak. Karena harga LED murah, kamu boleh saja mencoba - coba nilai resistor mana yang paling cocok, tapi saya sarankan pake tabel 1 saja sebagai acuan.

Kalau kamu mau menggunakan perhitungan yang lebih akurat, maka kamu harus mengetahui forward voltage drop yang melewati LED. Biasanya forward voltage drop yang melewati LED sekitar 1,5V tetapi untuk LED super terang biasanya 3,5V.

Persamaan yang digunakan ialah:

R = ( Vs - Vf ) / If

Dimana:

  • R adalah Nilai Resistor yang ingin digunakan dalam OHM
  • Vs adalah Besarnya Tegangan Supply dalam Volt
  • Vf adalah Besarnya forward voltage drop dalam Volt
  • If besarnya Arus forward yang diinginkan dalam Ampere

Nah, misalkan ada sebuah rangkaian dengan tegangan sumber sebesar 6V, forward voltage drop dari LED 1,2V, Arus forward yang diinginkan untuk melewati LED sebesar 40mA, Berapakah resistor yang diperlukan untuk membatasi arus pada rangkaian tersebut?

R = ( 6V - 1,2V ) / 0,040A = 120 OHM

Nah, mudah kan. Jadi sekarang kalau kamu mau menentukan nilai resistor pembatas arus pada LED, jangan asal pilih aja. Sekarang dah tahu kan perhitungan secara matematis yang lebih akurat. Kalo males hitung ya pake Tabel 1. Kalo males pake Tabel ya sudah lah...........

Semoga berguna ya, Terimakasih

Kalo ada yang kurang jelas silahkan dikomentari, OK.....

refrensi: Gordon Mc Comb and Earl Boysen, Electronics for Dummies


Ikuti Blog ini

Langganan

Mau dapet Update-an Blog ini lewat e-mail? Masukkin aja alamat Email kamu disini:

Dikirim Oleh FeedBurner